Tidak ada orang yang akan mengetahui masa depan, mengetahui apa yang akan terjadi pada dunia ini, negara ini, dan bahkan diri sendiri. Hanya satu yang di ketahui ialah bahwa dari hari ke hari, dunia akan menjadi semakin sempit. Jarak tidaklah menjadi masalah untuk menghubungkan negara Indonesia dengan negara- negara lainnya seperti Australia, Amerika, Eropa, China, dan masih banyak lagi. Kemudahan bertukar informasi membawa nilai budaya baru bagi Indonesia.
Umumnya perubahan nilai- nilai budaya banyak didapati di golongan remaja zaman sekaran karena pada masa remaja, ialah masa dimana mereka mencari jati dirinya. Oleh sebab itulah, ada baiknya sebagai remaja Indonesia, mereka mengetahui pentingnya nilai budaya sendiri sebelum membuka diri untuk tawaran- tawaran yang disediakan dari masa multikulturalisme ini. Sudah tidak jarang ditemui anak- anak remaja memakai pakaian yang kurang sopan di tempat- tempat umum seperti mall dan lain- lain. Ini ialah salah satu dari berbagai dampak masuknya budaya negara lain.
Tentu budaya- budaya yang masuk ini tidaklah semuanya buruk, karena masuknya budaya ini menambah wawasan masyarakat seperti menggunakan bahasa asing untuk berkomunikasi serta menerapkan sistem yang lebih effektif dalam organisasi- organisasi, namun dampak buruknya lah yang harus sangat diperhatikan. Seperti contoh, kesopanan yang dijunjung tinggi warga Indonesia telah terancam ‘punah’ karena banyak anak remaja sekarang mengikuti cara berbicara yang berani mengungkapkan perasaan mereka. Keterbukaan bukanlah suatu hal yang buruk, namun jika keterbukaan itu beranjak menjadi suatu tindakan yang kurang ajar, seperti membantah orang tua dengan kasar, tentulah harus di tindak lanjuti.
Nilai budaya haruslah diambil dengan serius. Remaja harus menyadari bahwa nilai budaya asal yang mereka miliki sangatlah penting. Karena dengan mengetahui nilai budaya asal, konflik antara masyarakat senior dengan remaja dapat di perkecil, karena adanya pengertian dari anak- anak remaja akan apa yang orang tua ingin mereka lakukan. Tentunya jika konflik dapat di perkecil, kehidupan setiap anak- anak akan menjadi lebih baik. Namun begitu, mungkin ada baiknya pula bagi orang tua untuk lebih terbuka dengan hal hal positif yang dibawa oleh budaya- budaya negara lain seperti memiliki pemikiran yang panjang dan terbuka akan masukan.